IndonesianPelatihan Kami | Ashram Mantra-mantra dan Bhajan

Di ashram kami melantunkan mantra-mantra dan bhajan.

Mantra-mantra memiliki suara yang khusus yang mengakibatkan getaran-getaran tertentu pada tubuh. Itu bisa saja sebuah kata, sebuah kalimat atau syair dengan niat yang positif.

Sebagian besar mantra telah digunakan selama berabad-abad dan masih tetap dilantunkan hingga hari ini. Malantunkan mantra menggerakkan energi di dalam tubuh kita dan membantu membuka jalan cinta, kebijaksanaan dan ke-Tuhanan.

Bhajan adalah lagu-lagu pemujaan. Mereka membantu menghubungkan diri kita dengan kesadaran yang lebih tinggi dan untuk mengalami kebahagiaan dan kedamaian di dalam diri.

Berikut adalah teks dan terjemahan dari mantra-mantra dan bhajan yang kami gunakan dalah latihan shaking.

 

Gayatri mantra

Selama latihan kami melantunkan mantram Gayatri, yang mengakibatkan getaran yang kuat di dalam tubuh dan membuka pusat energi kita.

Om bhur bhuvah svah
tat savitur varenyam
bhargo devasya dhimahi
dhiyo yo nah prachodayat

Terjemahan

Om Sang Hyang Widhi, kami menyembah kecemerlangan dan kemahamuliaan Sang Hyang Widhi yang menguasai bumi, langit dan sorga, semoga Sang Hyang Widhi menganugrahkan kecerdasan dan semangat pada pikiran kami.

 

Ganesha

Hare Ganesha, Hare Om, Puja puji Ganesha 2x
Penglebur mala agung, Om Gana, Om Ratu 2x
Sri Ganesha puja stuti, Aksi sembah baktin tityang 2x

Terjemahan

Hare ganesha hare om puja puji Ganesha 2x
Penghancur kekotoran/kegelapan yang besar om gana om ratu 2x
Sri ganesha yang dipuja, terimalah sembah bhakti hamba 2x

 

Om Dum Durgayei Namaha

Om dan Salam untuk energi feminin yang melindungi dari segala macam pengaruh negatif.

(Ratu Bagus mengatakan Om Dum Durgayei Namaha adalah untuk membersihkan dunia dari penyakit dan kejahatan.)

 

Mahaguru:

Om Swastiastu Mahaguru, Mahadewa (2x)
Guru Brahma Guru Vishnu Guru Devo Maheshwara (2x)
Guru Sakshath Parambrahma Tasmai Shri Gurave Namaha (2x)

Terjemahan

Guru adalah seperti Dewa Brahma yang menghasilkan pengetahuan dalam diri kita, seperti Dewa Wisnu saat ia menjalankan ide/pengetahuan dalam pikiran kita kepada jalan yang benar, dan seperti Dewa Mahesha (Siwa) karena ia menghancurkan konsep yang salah yang melekat pada pengetahuan kita, sementara mencerahkan kita pada jalur yang diinginkan.

Dengan demikian guru adalah seperti Tuhan kia yang utama dan kita harus berdoa dan memberikan hormat kepada guru kita.

 

Sekelompok pemuda-pemudi Bali di ashram merekam lagu-lagu persembahan berikut untuk diperdengarkan dalam menyabar luaskan cahaya.

Klik pada media pemutar untuk mendengarkan lagu-lagu atau gunakan link berikut

pergi ke Pelatihan Kami